bagaimanakah jadinya….

January 20th, 2008 by ndankauroramoots

bagaimanakah jadinya bila sebuah idealisme dihadang justru oleh kelemahan diri sendiri ? bagaimana kita melawan dan memaknai semua itu……

arrgh..aku takut kehilangan diriku:

January 8th, 2008 by ndankauroramoots

hanya sinar sederhana yang aku ingin tuju, karena aku adalah seonggok daging yang dilahirkan untuk memulai sesuatu dengan kerja keras, bukan dilahirkan dengan kerlap-kerlip dan cahaya yang gemerlap di dekatnya,.ehm tidak mengapa, aku malah bangga bisa dilahirkan sebagai orang yang bisa menghargai apa itu arti kerja keras. tapi aku takut kehilangan diriku yang seperti sekarang ini, karena di depan sana sudah menanti berbagai macam aral yang siap untuk menjauhkan aku dari aku; apakah attitude memang di butuhkan untuk mencapai sesuatu yang aku harap dan inginkan selain hanya kekayaan duniawi..semoga.

apa, mengapa…

December 23rd, 2007 by ndankauroramoots

segala zaman dan seluruh bangsa menatap kunang-kunang keluar dari tudungmu: semua kebiasaan,kepercayaan mengungkapkan kunang-kunang keluar dari gerak-gerikmu.

barangsiapa menyingkapkan tudung kepalamu, pembalut, pewarna, dan gerak-gerikmu, maka akan tersisa sesuatu yang membuat burung-burung terbang lari.

sungguh , diriku sendiri adalah seekor burung yang ketakutan yang pernah mengatakan bahwa kalian telanjang dan tanpa maskara; aku lari terbirit-birit ketika sosok kurus kering mendekatiku.

hey..hello matahari?

December 9th, 2007 by ndankauroramoots

uh, ketika embun pagi mulai merengsek menuruni sekat-sekat hijau berpola dan memberikan warna lain di pagi ini, begitu indahnya, aku pun terbelalak ketika dengan ramahnya matahari menyapaku dengan geliat manjanya..hello matahari, apakah nyenyak tidur mu semalam? aku pun mencoba menyapa matahari, dan ia pun membalas dengan pantulan yang memanjang sampai menimpa jelaga hijau.

saat aku mulai terlena dengan semua itu, tiba-tiba datang sesuatu yang begitu gelap dan menggelegar, sehingga sesuatu yang begitu indah yang baru aku rasakan hilang..entah kemana.

begitu beruntun sehingga lama aku tak melihat keindahan seperti biasanya, saat embun mulai turun, dan geliat matahari yang manja..,ehm..pagi datang dan pergi, datang dan pergi tanpa matahari.